Wahai engkau sang maha Abadi
Yang tak pernah ingkar janji
Wahai engkau yang diyakini Satu
Yang selalu ingin di puji dan di rayu
Katanya aku hamba
Dan engkaulah pembuat sabda
Pemilik hakiki semua yang ada
Aku percaya dunia tercipta, karena ada pencipta
Tapi setiap manusia berbeda tentang pembuatnya
Aku bilang tuhanku, dia bilang tuhannya
Lalu debat dan pertengkaranlah hasilnya
Engkau tuhan sandaran hati para pengikutmu
Ketenangan, kasih sayang, dan keyakinan serumu
Namun kehancuran dan kebencian tingkah hambamu
Bukankah engkau tuhan, maha dari segala maha?
Mengapa tak dari awal kau bisikkan hati manusia, Tuhan itu kau saja.
Mengapa tak dari awal kau bisikkan hati manusia, Tuhan itu kau saja.
Mengapa kau buat pesaingmu? Yang tercipta darimu?
Menghancurkan dunia yang damai, menjadi belenggu...
Menghancurkan dunia yang damai, menjadi belenggu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar